Halaman

cahaya


An nashihah
Janganlah kamu meremehkan suatu kebaikan walaupun hanya menemui saudaramu (sesama muslim) dengan wajah yang ramah (HR Muslim)
Maka perbanyaklah tahlil, takbir dan tahmid pada 10 hari (awal dzulhijjah) itu (HR Ahmad dari Ibnu Umar dihasankan dalam Al-Irwa)
Bila kamu berdiri pada shalatmu, shalatlah dengan shalat perpisahan. Janganlah kamu berbicara dengan pembicaraan yang akan dimintakan maaf. Kumpulkanlah keputusasaan pada segala hal yang berada di tangan manusia. (Ash-Shahihah no 401)
Dasar pijakan untuk akhlak mulia adalah firman Allah: ambillah rasa maaf, perintahlah dengan yang maruf dan berpalinglah dari orang-orang jahil (7:199)
Berilah (upah) pekerja sebelum keringatnya kering (HR Ath-Thahawy dari Abu Hurairah dishahihkan oleh Al-Albany dalam Al-Irwa no 1498)
Sesungguhnya, dari pembicaraan kenabianterdahulu yang ditangkap oleh manusia adalah : jika kamu tidak malu, berbuatlah sesukamu (HR Al-Bukhary)
Siapa yang menghendaki ilmu, hendaknya dia bertaqwa kepada Allah. Allah berfirman : bertaqwalah kepada Allah, (pasti) Allah memberi ilmu kepada kalian (QS Al-Baqarah : 282)
Abu Darda berkata : Sembahlah Allah seakan-akan kalian melihatnya dan hisablah diri-diri kalian terhadap oarng yang telah meninggal, ketahuilah bahwa sedikit tetapi mencukupi lebih baik daripada benyak tetapi melalaikan. Ketahuilah kebaikan takkan sirna dan dosa takkan dilupakan (Ahmad Az-Zuhd)
Abu Hurairah radhiyallahu’anhu berkata, Rasulullah shalallahu’alahiwasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah itu baik dan hanya menerima yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin segala apa yang diperintahkan kepada para rasul.”. Allah berfirman,”Wahai para rasul, makanlah kalian dari makanan yang baik dan kerjakanlah amal shalih.” (Al Mukminun : 51). Allah juga berfirman,” Wahai orang-orang yangberiman makanlah kalian dari makanan yang baik-baik yang Kami rezekikan kepada kalian”.(Al Baqarah : 172). Lalu Rasulullah bercerita tentang seorang laki-laki yang menempuh perjalanan jauh hingga rambutnya kusut dan kotor. Ia lalu menengadahkan kedua tangannya ke langit (seraya berdoa), ”Yaa Rabb, yaa Rabb!” sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan ia kenyang dengan barang haram. Maka bagaimana mungkin doanya dikabulkan ?” (H.R Muslim. Diambil dari kitab Arba’in An Nawawiyyah hadits no.10)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata : “Allah telah menjadikan di antara cara-Nya dalam menghukum anak manusia lantaran dosa-dosa yang telah mereka lakukan adalah dengan mencabut hidayah/petunjuk-Nya serta mencabut ilmu yang bermanfaat bagi mereka.”
Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya tidak ada nabi setealhku” (mutafaqun ‘alaih). Di dalam Q.S 33:40 beliau disebut sebagai penutup para nabi.
Dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah bersabda : “Seorang mukmin bukanlah seorang yang suka mencela, sering melaknat, berbuat keji dan suka berkata jelek.” (H.R At Tirmidzy)
Dari Ibnu Abbas, Nabi bersabda : “Barangsiapa yang melihat hal yang dia benci dari pemimpinnya, hendaknya dia bersabar, Barangsiapa yang keluar dari jama’ah sepanjang sejengkal lalu meninggal, matinya adalah mati jahiliyyah.” (mutafaqun ‘alaih)
Dari Ibnu Umar, Rasulullah bersabda : “Seorang muslim (wajib) mendengar dan taat kepada hal yang ia sukai dan benci kecuali apabila diperintahkan untuk bermaksiat, kalau dia diperintahkan bermaksiat, tidak ada mendengar dan taat.(mutafaqun ‘alaih)
Nabi bersabda : “tidaklah masuk surga, hamba yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya.” (HR. Muslim dari Anas)
Nabi bersabda : “Tidaklah halal seorang muslim membuat takut muslim lainnya.” (H.R Muslim)
Firman Allah : “Allah akan mengangkat orang-orang beriman dan berilmu di antara kalian bebrapa derajat” (Al Mujadilah:11). “Adakah sama orang-orang yang tahu dengan orang-orang yang tidak mengetahui.” (Az Zumar:9).
Dua rakaat sunnah sebelum shalat subuh, pahalanya lebih baik daripada dunia dan seisinya. (HR. Muslim)
Ingatlah, dengan dzikir kepada Allah, hati menjadi tenang. (Q.S Ar Ra’d : 28)
Amalan yang oaling dicintai oleh Allah adalah amalan yang seorang hamba kontinu melakukannya, walaupun sedikit.(mutafaqun ‘alaih)
Yahya bin Abu Katsir berkata : “Ilmu itu tidak akan diperoleh dengan badan yang santai.(HR. Muslim)
Tidaklah bersyukur kepada Allah,orang yang tidak bersyukur kapada manusia. (HR. Ahmad & Abu Daud. Ash Shahihah no. 416)

_An Nashihah